Linear Programming (Maksimasi & Minimalisasi) Pada Kasus Manajemen Sains
Linar Programming
Linear programming adalah salah satu model matematik yang digunakan
untuk menyelesaikan masalah optimasi, yaitu memaksimalkan atau
meminimumkan fungsi tujuan yang bergantung pada variabel input. Hal
terenting yang perlu kita lakukan adalah mencaritahu tujuan penyelesaian
masalah dan apa penyebab masalah tersebut.
Fungsi Linear Programming antaralain :
a. Fungsi tujuan, mengarahkan analisa untuk mendeteksi tujuan perumusan masalah.
b. Fungsi Kendala, untuk mengetahui sumberdaya yang tersedia & permintaan atas
Sumberdaya Tersebut.
Linear programming dalam manajemen sains dapat diselesaikan dengan
berbagai cara, baik manual maupun menggunakan software. Salah satu
software yang paling sering digunakan untuk memecahkan masalah/ kasus
linearing program adalah POM for Windows.
Berikut Contoh Kasus/ Masalah Manajemen Sains dengan penyelesaiannya berserta cara penggunaan POM for Windows.
a.Maksimasi (Maximize)
Loris Bakery menghasilkan 2 macam roti, yaitu roti A dan Roti B. untuk
membuat roti A diperlukan bahan baku I 3Kg dan bahan baku II 2 Kg.
sedangkan untuk membuat roti B diperlukan bahan baku I 4Kg dan bahan
baku II 5Kg. jumlah bahan baku I dan bahan baku II yang di miliki Loris
bakery sebanyak 80Kg dan 100Kg. Harga jual roti A Rp 6.000 dan roti B Rp
8.000. berapa hasil maksimal yang akan didapatkan perusahaan?
Bahan Baku I = X1, Bahan Baku II = X2
Zmaks = 6.000 (X1) + 8.000 (X2)
Kendala I = 3X1 + 4X2 = 80
Kendala II = 2X1 + 5X2 = 100
Penyelesaian :
Menyamakan ariabel tiap kasus :
3X1 + 4X2 = 80 (2) => 6X1 + 8X2 = 160
2X1 + 5X2 = 100 (3) => 6X1 + 15X2 = 300 -
-7X2 = -140
X2 = 20
Masukkan ke fungsi kendala I :
3X1 + 4(20) = 80
3X1 + 80 = 80 -
3X1 = 80 – 80
X1 = 0 / 3
X1 = 0
Zmaks = 6.000 (X1) + 8.000 (X2)
= 6.000 (0) + 8.000 (20)
= 160.000
b. Minimalisasi (Minimize)
Toko Laris Menyediakan 2 merk pupuk, Standard & Super. Tiap jenis
mengandung campuran bahan Nitrogen & Fosfat dalam jumlah tertentu.
Seorang petani membutuhkan paling sedikit 16Kg & 24Kg Nitrogen Dan
Fosfat lahannya. Harga pupuk Standard & Super 3000 & 6000.
Petani tersebut ingin mengetahui berapa sak masing - masing jenis pupuk
yang harus dibeli agar total harga pupuk mencapai nilai minimum (harga
paling murah) agar kebutuhan pupuk lahannya dapat terpenuhi.
Kendala I = 2X1 + 4X2 = 16
Kendala II = 4X1 + 3X2 = 24
Zmin = 3000 (X1) + 6000 (X2)
Penyelesaian :
Menyetarakan Variabel tiap kasus
2X1 + 4X2 = 16 (2) => 4X1 + 8X2 = 32
4X1 + 3X2 = 24 (1) => 4X1 + 3X2 = 24 –
5X2 = 8
X2 = 8/5
X2 = 1,6
Masukkan ke kendala I :
2X1 + 4 (1,6) = 16
2X1 + 6,4 = 16
2X1 = 16 – 6,4
X1 = 9,6/2
X1 = 4,8
Zmin = 3000 (X1) + 6000 (X2)
= 3000 (4,8) + 6000 (1,6)
= 14.400 + 9600
= 24.000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar